Tuesday, January 21, 2014


Akhirnya dia Lahir ^_^

Nanti akan kuceritakan kronologisnya. Yang jelas saat itu hanya satu inginku, ingin segera melihat wajahnya..


*mau di-adzankan ayahnya :)


Bersambung..
0

Saturday, January 18, 2014


Cara Membuat Bolu Pandan Sederhana :)

Aku suka sekali makan kue bolu. Biasanya aku beli. Tapi semenjak menjadi ibu rumah tangga, aku jadi semakin perhitungan dengan hal-hal semacam ini :D
Jadinyaaa, aku memilih untuk membuatnya sendiri di rumah. Dan berhasil pemirsaaah ^_^

Bahan2:
* Telur 2 butir
* Gula pasir 100 gr
* Susu bubuk full cream 1 sdm (bisa gunakan Dancow)
* Mentega 2 sdm
* Tepung terigu 100 gr (diayak agar tak menggumpal saat dicampur dalam adonan)
* Pasta pandan (pewarna makanan) 3 tetes.

Cara Membuat:
* Kocok telur dan gula pasir sampai mengembang.
* Tambahkan mentega yang sudah dihaluskan
* Masukkan susu bubuk
* Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk rata.
* Teteskan pasta pandan dan aduk hingga warna hijaunya tercampur rata.
* Masukkan dalam cetakan yang sudah diolesi margarin.
* Panggang adonan selama lebih kurang 30 menit atau hingga matang sempurna.
* Angkat dan dinginkan.
* Lepaskan kue dari cetakan setelah dingin.


Selamat Mencobaaa \^^/

0

Eid Mubarak 2013, Aku Seorang Istri :)

Lebaran tahun 2013. Lebaran pertamaku bersama suami tercinta #uhuk :p
Dan untuk pertama kalinya aku tidak berlebaran bersama orang tua dan keluargaku di kampung halaman. Memang agak menyedihkan, tapi begitulah. Bersama suami dan keluarga baruku, kutemukan kebahagiaan yang lain. Intinya? Aku senang menjalani kehidupan baruku.

Kami berlebaran di rumah mertuaku. Shalat 'id di masjid yang tidak terlalu jauh dari rumah. Masjid besar, tempat orang-orang di sana shalat berjama'ah dan melaksanakan kegiatan keagamaan lainnya.
Aku sedang hamil besar saat itu. Karena cuaca mendung dan hujan gerimis tak mau berhenti, kami ke masjid menggunakan mobil. Beruntung rasanya saat itu, Pak Haji sebelah rumah mertuaku menawarkan untuk ikut bersama mereka dengan mobilnya. Pulang shalat 'id, hujan pun reda. Seketika cuaca berubah menjadi sangat cerah. Sangat mendukung untuk bersilaturrahim di hari yang fitri :)

Aku dan suamiku berlebaran di sana selama lima hari. Setelah itu kami kembali ke Sintang, back to home sweet home (meski masih ngontrak) :D.

Ada hal yang membuatku terkagum saat berlebaran di sana. Tak seperti di kampung halamanku, di sana semua orang pasti datang ke rumah untuk bersilaturrahim. Tak satupun yang tidak datang (sepertinya, menurut pengamatan kecilku). Pantang bagi masyarakat di sana untuk tidak membalas kunjungan tetangga di hari raya. Satu desa itu semuanya saling mengunjungi. Betapa harmonis dan rukunnya mereka. Solidaritas yang cukup tinggi.
Mungkin salah satu alasannya adalah karena jumlah penduduk di sana yang tidak terlalu ramai. Kurang dari seratus Kepala Keluarga barangkali. Jadi untuk mengunjungi tiap rumah tanpa absen satupun mungkin tidaklah terlalu sulit. Salah duanya, mungkin ada rasa tidak enak. Ah~ tak baik rasanya menerka-nerka. Apapun itu, yang jelas aku kagum :)
Udah, itu ajah :D


*foto Lebaran kemarin (aku gak keliatan hamilnya yak) :D

0